mari waras | sembuh sehat

Teman-teman, ada info yang perlu saya bagi dengan teman-teman…

Jika ada keluarga yang kena stroke, segera berobat ke dr. Terawan. Dia praktik di RSPAD pagi hari dan sorenya di RS Gading Pluit. Ada beritanya di majalah Tempo, di mana penyanyi Benny Panjaitan berhasil sembuh dari strokenya.

Barusan tadi jam 8 malam, om teman saya yang kena stroke juga berhasil sembuh dari stroke-nya. Pengobatannya dikenal dengan nama BRAIN WASH.

Nama pengobatannya adalah cuci otak yang berbasis radiologi intervensi. Pengerjaannya menggunakan mesin canggih namanya digital traction angiogram. Penyumbatan yang terjadi di pembuluh darah bisa dihilangkan sehingga pembuluh darah menjadi baik.

Om teman saya tadi diambil tindakan hanya 20 menit, dia sekarang bisa bicara dengan baik, tangannya sudah tidak kaku dan besok sudah keluar RS dengan berjalan seperta biasa.

Nama dokternya adalah dr. Terawan Agus Putranto di RSPAD Gatot Subroto. Yang bersangkutan adalah dokter subspesialis radiologi intervensi.

Info di Majalah Tempo edisi No.4017, tgl 27 Juni – 3 Juli 2011, halaman 86. – mudah-mudahan bermanfaat.
(21 Sept’2011)

_____

(Penulis tidak diketahui | info dari surat elektronik)

About these ads

Comments on: "Brain Wash untuk Mengobati Stroke" (12)

  1. minta info berapa biaya untuk brain wash ke dokter terawan dan berapa biaya konsulnya, tolong dijawab ibu saya kena stroke penyumbatan di batang otak tolong saya mau sembuhkan ibu saya, karena saya anak tunggal dr ibu saya, saya kasian liat keadaan ibu saya sekarang

    • Mohon maaf sebelumnya karena info ini hanya merupakan broadcast pesan singkat, kami mengunggahnya ke blog ini untuk berbagi informasi, mungkin bisa coba hubungi langsung ke RSCM atau RSPAD. Semoga ibu Anda cepat sehat.

      Memang ada teman atau kerabat kami yang terkena stroke Alhamdulillah sehat kembali, tapi itu melalui pengobatan alternatif, sebelum mereka tahu info ini.

    • info menyesatkan ttg pengobatan stroke di RSPAD gatot soebroto dari majalah tempo. lihat di; http://neurointervensi.blogspot.com/2011/09/stroke-cuci-otak-la-brain-wash.html

      • yusuf kidingallo said:

        Saya jadi bingung yang suka bohong itu siapa ya? kalau sekedar baca http://neurointervensi.blogspot.com. kelihatannya kontradiktif. di satu sisi mengakui bahwa pengobatan ini bermanfaat tapi satu sisi bilang berita bohong. mungkin lebih baik kalau kita tanya orang yang pernah dilakukan pengobatan ini.
        please yang pernah dilakukan tindakan ini, bagi pengalaman.

  2. INFO MENYESATKAN TTG PENGOBATAN STROKE DI RSPAD GATOT SOEBROTO DARI MAJALAH TEMPO.
    LIHAT DI;

    http://neurointervensi.blogspot.com/2011/09/stroke-cuci-otak-la-brain-wash.html

  3. Brain Wash atau cuci otak ternyata tidak memiliki dasar ilmiah kuat, hanya ada di Indonesia, tidak pernah dilakukan di Luar Negeri. Klaim bahwa setelah dicuci otak kelumpuhan bisa kembali adalah menyesatkan. Sebagai bahan informasi silahkan kunjungi : http://neurointervensi.blogspot.com/2011/09/stroke-cuci-otak-la-brain-wash.html

  4. Bagi yang mendalami stroke dan patofisiologi otak, jawabannya sederhana ; prosedur yang di sebut “cuci otak” , “brain wash”, “Brain spa”, DSA Plus atau akan segera muncul nama lainnya, hanyalah prosedur diagnostik yang di klaim sebagai prosedur terapeutik. Sangat disayangkan, klaim ini berasal dari RSPAD yang punya reputasi. Jika masih ragu, tanyakanlah ke dokter spesialis saraf baik di dalam maupun luar negeri, prosedur ini bukanlah prosedur terapeutik yang bisa memperbaiki keluhan pasien stroke. Kalaupun ada perbaikan setelah prosedur, itu tidak lebih dari sugesti atau natural recovery yang banyak terjadi pada pasien stroke. Semoga bermanfaat.

  5. Masyarakat awam jangan mudah termakan informasi yang dasar ilmiahnya tidak jelas..yang menuis surat,,jangan membodohi masyarakat..tidak bisa kita mngambil kesimpulan 1 pasien sembuh karena tindakan itu..(sampai saat ini tidak ada penelitian di center manapun baik di RS ternama dan termodern di luar negeri yang membahas pasien stroke bisa sembuh dengan tindakan DSA )..harus proporsional juga dari 100 orang kalau yg sembuh cuman 1,,tidak bisa diambil kesimpulan generalisasi ….mohon bekerja dengan hati nurani..jerih payah yg tidak berkah akan merugikan diri sendiri dan keluarga..

  6. Radiologi Intervensi (diistilahkan brain wash / cuci otak di majalah tempo justru mengakibatkan kebingungan) merupakan sub spesialis dari Radiologi dan bukanlah barang baru di luar negri ( baca : http://en.wikipedia.org/wiki/Interventional_radiology ). Dan bukan hanya berfungsi sbg prosedur diagnostik (diagnostic radiology) namun juga untuk penyembuhan curing (intervention radiology). Curing bisa dng injeksi clot lyesing agent, ballooning, stent, clip maupun semacam spiral tergantung kondisi penyakit pasien. Silakan baca artikel2 berikut : “Cerebral interventional radiology: New options for stroke victims” di http://www.americannursetoday.com/article.aspx?id=7480&fid=7362
    dan juga secara garis besar ttg Intervention Radiology di website Yale School of Medicine di http://www.yalemedicalgroup.org/stw/Page.asp?PageID=STW023892
    atau silakan googling sendiri di internet dengan keyword Intervention Radiology.
    Sayangnya banyak orang awam bahkan rekan sejawat dokter yang tidak sungguh memahami ikut berkomentar shg bukannya makin memperjelas namun justru makin membingungkan. Semoga bermanfaat.

  7. brainwash, brainspa, braincure..tidak ilmiah, tidak masuk logika bagiyang belajar tentang otak dan patofisiologinya, tidak etis ( karena masih eksperimental , namunlangsung dilakukan pada manusia dan ditarik bayaran pula , harusnya kalau masih eksperimental justru pasien yang dibayar ). lihat semua bahan tentang brainwash dari ahlinya dan merupakan link resmi dari subspesialis neurologi intervensi di :

    http://www.tentangstroke.com

    trims

  8. Brainwawsh/brainspa/braincure/brainpret itu ngga ada di dalam seluruh SOP stroke diseluruh dunia termasuk Indonesia , yang artinya terapi itu tidak dijamin efektifitas apa;agi keamanannya. Kalau tidak ada berarti masih eksperimen, kalau memang mau eksperimenharus ada fase fase keamanannya, yang berarti harus dimulai dari binatang dulu , bukan langsung ke MANUSIA. INi kan langsung ke manusia , abis itu yang lebih ngaco nya lagi , udahlah terapi eksperimen, tapi pasien ditarik duit… kacau balau terbalik balik tingkat pemahaman penelitiannya. Jangan berkedok pada menolong sesame , tapi terapi yang masih eksperimental langsung di ujikan ke manusia, jangankan ke monyet, ke tikus aja belum , apalagi pasien di suruh bayar, mestinya di bayarin , karena takut ada apa apa. Di Beberapa kota spt SBY dan JKT sudah ada pasien BW yang meninggal, belum terhitung yang jadi cacat…., mana pertanggung jawabannya ???

  9. Good blog you’ve got here.. It’s difficult to find high-quality writing like yours these days.
    I seriously appreciate people like you! Take care!!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 57 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: