Kotoran Telinga

Mengapa disebut kotoran telinga? Padahal benda itu sejatinya bukan kotoran melainkan bahan yang sengaja diproduksi tubuh untuk melindungi liang telinga.

Karena fungsinya melindungi liang telinga maka kotoran telinga atau dalam bahasa medisnya disebut serumen harus tetap ada di sana.

Serumen baru dibersihkan bila dia meluber ke luar sehingga mengganggu penampilan. Pembersihannya pun cukup di bagian luar liang telinga. Jangan masuk ke dalam menggunakan cotton bud.

Sebenarnya tubuh memiliki mekanisme tersendiri saat membersihkan serumen yakni dengan menggerakkan serumen ke arah luar saat kita menggerakkan rahang.

Serumen akan dikeluarkan dari liang telinga saat dia telah jenuh dengan debu atau kotoran lain yang masuk ke liang telinga. Ingat fungsi serumen adalah melindungi telinga dari benda asing dari luar termasuk serangga.

Karena harus ada, itu sebabnya berapa rajin pun dibersihkan maka kotoran telinga akan selalu muncul. Jadi tak perlu bilang kotoran telinganya bandel. 🙂

Keseringan membersihkan kotoran telinga, apalagi menggunakan cotton bud sampai ke dalam justru akan membuat kulit liang telinga iritasi dan meradang.

Liang telinga yang meradang akan menyebabkan pembengkakan dan nyeri yang luar biasa, terutama saat telinga dipegang atau saat mengunyah makanan.

Memang sih, mengorek-ngorek telinga itu sesuatu yang menyenangkan karena memberi sensasi spesial. Bahkan ada orang yang ketagihan mengorek telinganya. Jangan lupa, telinga merupakan area yang sensitif secara seksual.

Saking enaknya mengorek telinga bisa menyebabkan luka pada kulit liang telinga sehingga menyebabkan iritasi dan radang.

Tetapi kalau tak dikorek akan gatal, dok? Iya, gatal itu terjadi karena liang telinga yang terlalu bersih sehingga kotoran yang masuk menyebabkan iritasi langsung pada kulit liang telinga sehingga menimbulkan rasa gatal.

Bagaimana dengan serumen yang susah keluar sehingga menyumbat liang telinga? Iya, pada beberapa orang, konsistensi serumennya agak spesial sehingga mudah mengendap dan susah keluar sendiri.

Bila kasus itu terjadi, minta bantuan dokter untuk membersihkan. Jangan dibersihkan sendiri dengan cotton bud karena berpotensi menyebabkan serumen tambah masuk ke dalam sehingga bisa mengganggu pendengaran.

Bagaimana? Masih suka mengorek telinga? Pahami dahulu risikonya. Bisa-bisa gendang telinga rusak akibat hobi yang salah ini. 🙂

Sumber: blogdokter

._
@GWA, 08082019

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s