Keramas Ala Protokol Covid-19

Hal yang sederhana, tetapi penting dan menyelamatkan.

KERAMAS ALA PROTOKOL COVID-19.

Tadi sore seorang teman mengeluh kepada saya, “Dok, saya dan istri sudah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat, tetapi kenapa kami kena juga ya?”

Lalu saya bertanya, “Coba ceritakan bagaimana protokol kesehatan yang diterapkan sehari-hari?”
Dia bercerita, “Setiap keluar rumah, kami menerapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan. Kami sangat ketat menerapkan ini, tidak pernah ke mal, setiap dari luar rumah, sebelum masuk rumah kami mandi dahulu baru berinteraksi dan bersentuhan dengan orang rumah. Tidak pernah makan di luar rumah, kalau belanja makanan dari luar selalu kami panaskan kembali sebelum dimakan. Pokoknya rasanya tidak ada celah covid-19 bisa membuat kami terpapar.”

Kemudian 1 pertanyaan saya ajukan kepadanya, “Bagaimana cara keramas selama ini?”

Kawan saya itu menjawab, “Keramas seperti biasa dok, kami sirami air ke rambut, kemudian kami usapkan sampo ke seluruh rambut, selanjutnya kami bilas dengan air, selesai.”

Saya menjawab, “Kemungkinan di situlah celahnya, ketika awal melakukan keramas, rambut Anda kemungkinan telah terpapar virus saat berinteraksi di luar rumah, dan ketika Anda siram air di rambut Anda pada waktu mengawali keramas, virus tersebut turut terbawa mengalir ke mata, hidung dan mulut Anda, dan Anda terpapar. Sebaiknya, pertama-tama basahi dengan air telapak tangan Anda sampai basah, kemudian tetesi dengan sampo secukupnya, gosokkan sampai berbusa, lalu usapkan ke seluruh rambut Anda dengan sampo tersebut dan tunggu 20 detik sampai dengan 1 menit, biarkan detergen di sampo tersebut bekerja membunuh seluruh virus di area rambut, setelah itu baru dibilas dengan air. Kemudian sekali lagi pakai sampo dan bilas.
Di era covid ini cara keramas pun harus diubah, itulah cara kita beradaptasi untuk melawan virus corona.”

Cukup lama teman saya terdiam, dengan bergumam dia menjawab, “Kenapa baru sekarang saya tahu tentang ini ya? selama ini tidak pernah ada teori dan literatur yang mengajarkan tentang hal ini. Tetapi ini sangat masuk akal, terima kasih dok.”

Saya menjawab, “Tolong share hal yang sederhana tetapi penting dan menyelamatkan ini kepada kawan-kawan Anda, supaya lebih banyak orang yang selamat.”

#CeritaSore
#ehr_ehr

Semoga bermanfaat 🙏,
dr. Enriko H. Rawung, MARS

._
@gwa, 08012021

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s